Minggu, 10 Mei 2009

SOAL SOAL BAHASA INGGRIS SD, SMP

SOAL SOAL BIG

SOAL SOAL BAHASA INGGRIS TINGKAT SD TAHAP I

Choose the correct answer !

1.2 + 5 =…….

a.six c.seven

b.ten d.nine

2.Yesterday was Sunday,today is……….

a.Friday c.Tuesday

b.Saturday d.Monday

3.Tomorrow is Saturday,today is……..

a.Friday c.Monday

b.Sunday d.Tueday

4.We speak and eat with our……..

a.nose c.hands

b.mouth d.ears

5.We see with our………

a.hands c.eyes

b.feet d.nose

6.We have breakfast in the………….

a.afternoon c.night

b.morning d.evening

7………..is a kind of animal

a.table c.chair

b.book d.camel

8. ……..is dangerous animal

a.a snake c.a cat

b.a bird d.a hen

9………can fly

a.cat c.tiger

b.bird d.bear

10.A : What is your name?

B : My name ….Rika

a.is c.are

b.did d.am

11.A : How old are you ?

B :I……ten years old

a.did c.am

b.are d.is

12.His name……Iton

a.is c.are

b.am d.does

13.Daffa is my friend.

..is a student of SMPN I Sawahan

a.They c.He

b.You d.We


14My……….is a teacher.Her name is Mrs.Tini

a.brother c.father

b.uncle d.mother

15.My father has a sister,she is my…….

a.aunt c.sister

b.uncle d.son

16.Arso : Is it my book ?

Agni : No,…….

a.it is c.he is

b.it is not d.You are

17.I have……eyes

a.two c.three

b.four d.five

18.That is…..book

a.a c.some

b.two d.an

19.Are-what-you-doing-now-?

a.What you are doing now ? c.What are you doing now?

b.Are what you doing now? d.Doing what are you now?

20.The colour of our country’s flag is………

a.white and black c.red and blue

b.white and red d.red and white

21.Cats,tiger,puma are……..

a.colours c.animals

b.drinks d.fruits

22.Tea,coffee,sprite are…………..

a.drinks c.animals

b.colours d.fruits

23.Melon,watermelon,mango are………

a.drinks c.animals

b.fruits d.colours

24.Pink,red,black,white are………….

a.colours c.animals

b.fruits d.drinks

25.He………a cat

a.love c.likes

b.like d.loving

TAHAP II

Essay test .


Complete the following sentences correctly !

1.My mother is cooking in…………

2…………is my book? It is on the table.

3.My father’s brother is my……..

4………..is your father ? He is Mr Darmo

5.My handphone is new,but yours is……..


SOAL-SOAL BAHASA INGGRIS TINGKAT SD

TAHAP III

Essay Test


Read the text and answer the questions !

I am Edy.I am in the fourth year class.This my classroom.I has twenty five chairs.

There are blackboard,an eraser,a duster,a vase,a broom,a calendar,and so on.The room is very clean.So,I enjoy studying in this room.


1.Whose class is it?

2.What class is Edy now?

3.How many chairs in that class?

4.What things are in that classroom?

5.How is that room?

Surabaya zoo

Dila likes going to Surabaya zoo,to look at many kinds of animals.The lion,tiger,crocodile are wild animals.There is also the biggest animal,namely elephant.


6.Does Dila like going to the zoo?

7.What does she do at the zoo?

8.Are there many kinds of animals?

9.Is elephant small animal?

10.Mention the name of animal that lives in the river based on the text !


Complete the following questions correctly!

11.The people call it the king of the jungle.It is………..

12.If you are sick,please visit the………

13.My mother is cooking rice in the……..

14.You sleep in the……..

15.He plants the flowers in the………behinds his house

16………….is the chalk? It is in the box

17………..did you come ? Two days ago

18.Bengawan Solo is a…………but Bromo is ..............


SOAL-SOAL BAHASA INGGRIS KELAS VIII SMP

TAHAP I

MULTIPLE CHOICE


Choose the correct answer!

1.Ananda :…………will you come here again?

Riko : Don’t worry.I’ll arrive at once

a.How often c.How far

b.How soon d.How long

2.Anton : Heri.What is the question word”How” for ?

Heri : I think it is to……….

Anton : You’re smart student

a.ask the street c.ask the reason

b.ask the way d.ask the choice

3.Mother : Bon,come here.Set the table,please !

Bono :…………It’s time for lunch.Anything else?

Mother :No,that’s all

a.I’m sorry c.It is boring

b.No,I can’t d.By all means

4.couldEnglish- Linda- speak- yesterday- well

1 2 3 4 5 6

a.2-1-6-4-3-5 c.3-1-4-2-6-5

b.6-3-1-2-4-5 d.5-3-6-1-4-2

5.Indah : Do you know my magazine,Sulis?

Sulis :Yes,of course.I……it yesterday then I turned back to your shelf

a.read c.was read

b.am reading d.have read

6.Iwan : I am hungry.I want to buy some food in the canteen.Do you want to join me?

Nurul : No,thanks.I’m full.I………..this morning

a.am eating breakfast c.ate breakfast

b.eaten breakfast d.have eat breakfast

7.If you want to improve your English,You should practice it.Don’t afraid of making……

a.truth c.nice

b.mistakes d.difficulties

8.Monika is a cheerfull girl.She…….happy

a.often c.rare

b.never d.always

9.Which is he correct form?

a.I didn’t watched TV c.He didn”t went home

b.You didn’t read book d.She didn’t sang a song

10.Rino :…………do you go fishing?

Aldi : once a week

a.How far c.How often

b.How long d.How many


11.An adverb of frequency indicates the frequency of an event or activity.

It answers the question……….

a.How many…….? c.How long……?

b.How often …….? d.How far…..?

12.Mr.Rian : Do you need…………..?

Santy : Yes,I do.It’s cludy.It will rain

a.handphone c.microphone

b.notebook d.umbrella

13.Orientation,Coplication and Resolution is the generic structure of………text

a.narrative c.descriptive

b.recount d.procedure

14.Student A : Did you……Lia’s party last Sunday ?

Student B : Of course,I did

a.come c.is coming

b.came d.will come

15.Loreta : Look at the rose ! It’s very beautiful,isn’t it ?

Beni :……….I’ll get it for you

a.You’re right c.That’s wrong

b.Never mind d.I don’t think so


TAHAP II

Essay Test


Answer the following questions correctly!

1.What is the question word “Why” for?

2.Mrs.Santi has three children.They are Anita,Beny and Dita.

Who are Mrs Santi’s daughters ?

3.Dona is playing basketball right now.Change this sentence into negative form of Past

Perfect Continous !

4.Manis did English test fluently.Change into interrogative sentence using Question word

How” !

5.It is kind of building.We can borrow and read a book there.What building is it?

6.How many players are there in the basketball game?

7.Thirty three divided by eleven is……………….

8.Andita and Rino are Aldo’s friends.Andita is twelve years old.Rino is six years older

than Andita.Aldo is three years younger than Rino.How old is Aldo exactly?

9.It is small and white,clean and bright.It blooms and grows forever.It grows on the rocky

mountain place.What flower is it ?

10.Arrange into a good sentence :

Was-sleeping-fell-rain-I-when-the


GOOD LUCK !


adapted and developed by www.daffa iton.com exclusively for SMPN I SAWAHAN

All rights reserved P+C 2008



Senin, 30 Maret 2009

Penelitian Tindakan Kelas Bidang studi Bahasa Inggris SMP

BAB II
KAJIAN PUSTAKA


1. Proses Belajar Mengajar
Proses belajar dan proses mengajar, dua istilah ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Artinya kegiatan belajar selalu berhubungan seiring sejalan dengan kegiatan mengajar. Interaksi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembelajaran dengan bantuan sumber belajar dan atau media.
Hal ini telah sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 ayat 1 yang mendefinisikan pembelajaran sebagai berikut : bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (Bab I, pasal 1).
Tujuan pembelajaran dapat dikatakan berhasil apabila telah terjadinya perubahan perilaku pada diri peserta didik. Tentunya perubahan perilaku yang diharapkan perubahan ke arah yang lebih baik atau positif.
Untuk mencapai tujuan pembelajaran haruslah diperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi interaksi belajar mengajar. Seperti yang diungkapkan Dra. Suprayekti, M.Pd. dalam bukunya Interaksi Belajar Mengajar mengatakan faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi belajar mengajar sebagai berikut :
1.Faktor Guru, pada faktor ini yang perlu diperhatikan adalah keterampilan mengajar, mengelola tahapan pembelajaran dan memanfaatkan metode.
2.Faktor siswa, pada faktor ini yang perlu diperhatikan adalah karakteristik siswa baik umum maupun khusus.
3.Faktor Kurikulum, pada faktor ini perlu diperhatikan bagaimana merealisasikan kedua komponen dengan komponen lain yaitu metode dan evaluasi.
4.Faktor Lingkungan, pada faktor ini perlu diperhatikan lingkungan fisik dan non fisik yang menunjang situasi interaksi belajar mengajar optimal.
(Suprayekti, 2004, hal. 6)
Di antara faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi belajar mengajar tersebut di atas, faktor guru memegang kendali untuk keberhasilan tercapainya tujuan. Untuk itu guru harus memiliki keterampilan mengajar, mengelola tahapan pembelajaran, memanfaatkan metode, menggunakan media dan mengalokasikan waktu dengan baik.
Dalam rangka pembaharuan pembelajaran bahasa Inggris yang baik itulah telah banyak digunakan pada berbagai pelatihan guru misalnya MGMP atau MGBS. Upaya ini memberikan arahan kepada guru sebagai pendidikn untuk melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif sehingga membuat siswa termotivasi, merasa tidak terbebani, tidak takut. Bahkan siswa merasa pembelajaran yang “menyenangkan”. Atau dikaitkan dengan istilah PAKEM, unsur “menyenangkan” ini akan bisa memunculkan unsur-unsur yang lain, yakni mampu membuat anak aktif dan kreatif sehingga pembelajaran bisa efektif. Ini penting karena, mata pelajaran Bahasa Inggris masih dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan atau menjadi momok bagi siswa. Sebagian besar siswa belum menyenangi Bahasa Inggris.
Di dalam bukunya yang berjudul Quantum Teaching Bobby DePorter mengatakan bahwa segala hal yang dilakukan dalam kerangka Quantum Teaching – setiap interaksi dengan siswa, setiap rancangan kurikulum dan setiap metode instruksional dibangun atas prinsip “bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”. (DePorter, 200, hal. 6).
Asas ini berarti guru memasuki dunia para siswa, dunia anak-anak, dunia yang “menyenangkan”, baru kemudian membawa mereka ke dunia kita, dunia guru dan dunia yang sebenarnya. Selain itu DePorter juga mengungkapkan lima prinsip Quantum Teaching, yakni : “segalanya berbicara, segalanya bertujuan, pengalaman sebelum pemberian nama, akui setiap usaha, dan layak dipelajari maka layak dirayakan.”
Pada asas yang dikemukakan Bobby DePorter di atas terdapat unsur “menyenangkan” perlu mendapatkan perhatian yang lebih tanpa mengabaikan sama sekali unsur-unsur yang lain, termasuk tujuan pembelajaran, waktu yang tersedia, dan sebagainya.

2. Pembelajaran Berbicara (Speaking)
Berbicara atau speaking adalah proses berpikir dan bernalar. Pembelajaran Keterampilan Berbicara (Speaking) dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan bernalar. Proses komunikasi yang menggunakan keterampilan berbicara (speaking) tidak bisa dilakukan secara terpisah. Proses itu secara alami selalu berpadu dengan proses keterampilan yang lain yaitu menyimak (listening).
Atau dengan kata lain keterampilan berbicara (speaking) secara alami merupakan keterampilan kedua yang memperoleh anak setelah ketrampilan menyimak (listening). Dua ketrampilan berbahasa ini hampir merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam ragam bahasa lisan. Ketika kita “mendengar” sesuatu, biasanya kita merespon dengan “berbicara”. Ragam bahasa lisan, dalam percakapan misalnya, sepenuhnya menggunakan dua ketrampilan ini.
Kalau seorang penyimak (listener) telah paham betul dengan gagasan yang disampaikan oleh pembicara (speaker), maka hal ini berarti bahwa oleh pembicaranya, penyimak telah berhasil dibuat berpikir tentang apa yang sedang ia pikirkan. Kesalahpahaman (miscommunication atau misunderstanding) terjadi karena penyimak (listener) tidak berpikir sama dengan apa yang dipikirkan oleh pembicara (speaker). Kalau penyimak (listener) sudah berpikir sama dengan apa yang sedang dipikirkan oleh pembicara, maka berarti bahwa gagasan yang disampaikan pembicara itu sudah dapat dipahami oleh penyimak (listener). Atau gagasannya yang tadinya ada di benak pembicara sudah berhasil diseberangkan ke benak penyimak.
Ketrampilan berbicara (speaking) termasuk ketrampilan yang lain disebut juga sebagai actional competence (kompetensi tindak bahasa), yang merupakan salah satu kompetensi dari communicative competence (kompetensi komunikatif) atau discourse competence (kompetensi wacana) sebagaimana digambarkan oleh Cece-Murcia. Kompetensi yang lain adalah kompetensi linguistik (linguistic competence), kompetensi sosio-kultural (socio-cultural competence) dan kompetensi strategi (strategic competence).









Agar pembelajaran ketrampilan berbicara (speaking) bisa optimal dilakukan guru, maka hal penting yang perlu mendapat perhatian adalah melatih anak untuk mau tidak malu, dan berani berbicara. Untuk sekedar berkata yes atau no, banyak siswa yang belum bisa melakukan apalagi jika harus mengungkapkan hal-hal yang lebih rumit. Situasi pembelajaran yang nyaman, ramah dan menyenangkan, serta dengan panduan dan bimbingan yang cukup dari guru, menjadikan siswa betah di kelas sehingga mereka tidak merasa tertekan, terpaksa. Dalam konteks ini, pembelajaran menggunakan monopoli merupakan satu alternatif yang cukup baik untuk dikembangkan.

3. Permainan (Games)
Salah satu sistem pengajaran yang dapat memotivasi belajar siswa, keaktifan siswa, keseriusan siswa serta keantusiasan siswa dapat terpantau guru melalui media kartu. Dalam buku Quantum Learning, Bobbie De Portend an Mike Hernacli menjelaskan bahwa :
“Games yang dibagikan mencerminkan konsep-konsep atau istilah – istilah. Para siswa menjadi objek suatu kelompok yakni setiap siswa menjadi salah satu dari komponen rencana pembelajaran di kelas. Guru mendemonstrasikan, menunjukkan, bercerita, menyentuh, menggerakkan dan mengulangi. Para siswa juga tampil dalam kelompok kecil atau sebuah kelas sehingga teraksana pengajaran secara belajar cooperative.”

Dari pernyataan di atas dapat dilakukan bahwa kartu berfungsi sebagai alat peraga dalam pembelajaran dan alat mengkomunikasikan topik pembelajaran kepada siswa secara individual, malalui media kartu-kartu dan mendemonstrasikan untuk selanjutnya materi tersebut dapat dipahami serta diharapkan dapat menyelesaikan tugas-tugas secara individual dan kelompok-kelompok kecil yang selalu antuisias atau bergairah berusaha menyelesaikan secaar cepat dan benar.
Pada dasarnya penggunaan permainan monopoli bukanlah hal yang baru dilakukan. Namun tidak semua guru memanfaatkan dan mengaktualisasikan dalam kelas. Hal ini bergantung pada kreatifitas dan inovatif guru.
Untuk itu alat peraga kartu-kartu dengan tampilan yang menarik perhatian siswa membuat pembelajaran lebih disenangi siswa. Ini dikarenakan permainan ini dapat mendorong siswa menjadi aktif, serius dan antusias sehingga keterlibatan siswa dalam ketrampilan berbicara (speaking) meningkat.
Sebagai media pembelajaran, alat peraga kartu bermanfaat memperlancar interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Secara lebih rinci beberapa manfaat media pembelajaran dikemukakan Kemp dan Dayton sebagai berikut :
1. Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
6. Media memungkinkan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
7. Media dapat menumbuhkan sikap positif terhadap materi dan proses belajar
8. Merubah peran guru kearah yang lebih positif dan produktif
(Kemp dan Dayton, 1985, dalam Rahadi Aristo, 2004, hlm 13).

Beberapa berikut ini perlu diperhatikan berkaitan dengan alat peraga atau media pembelajaran :
a. Sebaiknya guru mempersiapkan permainan tersebut dengan sebaik-baiknya.
b. Aturan permainan dan peralatan yang dipergunakan harus disiapkan dengan baik.
c. Guru menjelaskan aturan permainan dengan sejelas-jelasnya, bila dianggap perlu memberikan demonstrasi beberapa kali.
d. Guru mengawasi, mengontrol, dan memberikan bimbingan jika diperlukan.
e. Jika dinilai permainan tidak berhasil, segera berhasil diganti dengan permainan lain atau berhenti. Jangan sampai siswa merasa bosan dan ingin berhenti.

4. Permainan Monopoli
Kartu permainan ini penulis sebut dengan permainan monopoli. Permainan ini berisi gambar dan kosa kata yang digunakan dalam percakapan.
Game “permainan monopoli” ini penulis diskripsikan sebagai berikut :
Nama : Permainan Monopoli
Tipe : Kelompok Kecil
Skill : Speaking
Level : Pemula
Alat : Gambar Monopoli
Grammar : Simple Prensent
Functions : Developing wh question / yes – no question, command sentence
Kosakata : Clothes, vegetables, electronic equipment, fruit, family, tools, sport, buildings, animals, musical instrument, flowers, vehicles, activities.
Tujuan : Menemukan respon yang tepat dari ujaran yang disampaikan oleh teman-teman bermain.
Cara Bermain :
a. Anak kelompok beranggotakan 4 – 5 anak.
b. Salah satu anggota memegang dadu menanyai anggota masing-masing beberapa pertanyaan.
c. Secara bergantian pemain pertama bertanya dan meminta pemain lain menjawab dan pemain yang lain mendapat kesempatan merespon.
d. Apabila jawaban benar maka dadu bisa digeser beberapa gambar, atau bisa naik posisinya keatas.
e. Kemudian pemain yang mendapat giliran berikutnya melakukan hal yang sama kepada pemain berikutnya.
f. Setelah beberapa pertanyaa sudah habis, hitung skor yang diperoleh masing-masing pemain dengan hitungan skor sebagai berikut :
1. Jawaban benar : 1
2. Jawaban salah : -1
g. Pemenang game ini adalah yang memperoleh skor paling banyak.

Penelitian Tindakan Kelas bidang studi Bahasa Inggris SMP

BAB I
PENDAHULUAN


1. Latar Belakang
Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan. Rendahnya ini tergambar pada hal – hal antara lain : Ujian Akhir Nasional (UAN) baik pada jenjang SMP maupun SMA relatif rendah. Selain itu sulitnya lulusan siswa mencari pekerjaan akibat ketidaksiapan sekolah memasuki dunia usaha. Bahkan hasil – hasil survey yang dilakukan lembaga – lembaga penelitian baik di dalam maupun luar negeri menunjukkan kualitas pendidikan di Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara – negara tetangga.
Hal ini juga terjadi pada hasil pembelajaran bidang studi Bahasa Inggris yang memprihatinkan, bahkan lebih memprihatinkan dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Dari tahun ke tahun hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) bidang studi bahasa Inggris tidak pernah mengungguli bidang studi yang lain terutama matematika dan bahasa Indonesia. Demikian juga yang terjadi di SMP Negeri I Sawahan Nganjuk. Untuk itulah diperlukan perhatian dan kepedulian semua pihak untuk bisa meningkatkan kualitas pembelajaran yang ideal.
Tidak semua siswa khususnya kelas VII – A mendapatkan pelajaran bahasa Inggris sebagai pelajaran. Muatan lokal sewaktu mereka berada di sekolah dasar. Sehingga bagi sebagaian besar siswa pelajaran Bahasa Inggris masih dianggap sebagai “momok” atau pelajaran yang menakutkan. Hal ini ditunjang oleh informasi tentang hasil ujian, nilai Bahasa Inggris sudah tidak pernah baik. Apalagi adanya keluhan-keluhan beberapa teman dan saudara mereka yang berkaitan dengan pembelajaran Bahasa Inggris. Keadaan yang demikian menyebabkan siswa merasa sulit, tertekan dan terpaksa mengikuti pelajaran bahasa Inggris sehingga pengausaan tata bahasa dan kosakata mereka rendah. Ketakutan siswa semacam ini mengakibatkan hasil belajar mereka sangat rendah. Hal ini tergambar pada hasil ulangan, dari ulangan harian sampai Ujian Akhir Nasional (UAN).
Penggunaan Bahasa Inggris sebagai alat untuk berkomunikasi siswa masih memprihatinkan, terutama komunikasi lisan yang membutuhkan dua ketrampilan bahasa, mendengar (listening) dan berbicara (speaking). Ketidakberdayaan siswa menggunakan kedua ketrampilan ini tampak ketika siswa tidak merespon kalimat pertanyaan guru yang sangat sederhana. Mereka tidak berani untuk merespon walaupun sebenarnya mereka bisa. Mereka takut berbicara salah.
Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pendidikan adalah seorang guru. Gurulah yang secara langsung berhubungan dengan peserta didik setiap hari dalam proses pembelajaran. Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pasal 40 ayat 2, guru atau pendidik berkewajiban antara lain : menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis; juga mempunyai komitmen serta profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan. Guru diharapkan dapat melaksanakan proses pembelajaran yang bermakna, kreatif, dinamis, aktif, menyenangkan, inspiratif, memberi ruang yang cukup bagi perkembangan fisik dan psikologis peserta didik.
Dalam rangka proses pembelajaran bahasa Inggris yang tidak menakutkan siswa dewasa ini dikembangkan model pembelajaran yang dikenal dengan istilah PAKEM, yang merupakan singkatan dari pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Pembelajaran ini dirancang agar dapat mengaktifkan anak mengembangkan kreativitas sehingga pembelajaran yang mereka lakukan menjadi efektif namun tetap menyenangkan. Salah satu wujudnya adalah pembelajaran dengan menggunakan permainan monopoli, dan salah satunya yang penulis tawarkan pada penelitian ini penulis sebagai Monopoli Games. Dengan alat peraga permainan ini siswa akan termotivasi dalam mempelajari Bahasa Inggris, memperoleh gagasan baru dan berpikir kreatif. Bahkan pembelajaran menggunakan kartu ini juga diharapkan mampu menghilangkan rasa takut dan malu berbicara, meningkatkan keberanian menyampaikan gagasan-gagasan baru tanpa adanya paksanaan dan tekanan. Selain itu juga dapat meningkatkan ketrampilan berbahasa lisan terutama pada ketrampilan berbahasa (speaking) siswa yang merupakan ragam komunikasi lain yang aktif produktif. Pada akhirnya semua itu mampu meningkatkan prestasi akademis siswa.
2. Batasan dan Rumusan Masalah
Pada penelitian tindakan kelas ini penulis mengangkat masalah rendahnya hasil belajar siswa mata pelajaran Bahasa Inggris. Permasalahan tersebut penulis batasi dan rumuskan sebagai berikut :
Apakah pembelajaran dengan menggunakan kartu permainan “Monopoli Games” mampu meningkatkan ketrampilan berbicara (speaking) siswa?

3. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang tertuang di atas, tujuan penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan menggunakan kartu Monopoli Games mampu meningkatkan ketrampilan berbicara (speaking) siswa?

4. Hipotesis Tindakan
Hipotesis tindakan yang dapat diambil pada penelitian ini adalah :
Pembelajaran dengan menggunakan kartu permainan “Monopoli Games” mampu meningkatkan ketrampilan berbicara (speaking) siswa.

5. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian yang dapat diperoleh dari penelitian antara lain :
a. Bagi Guru
1)Dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran.
2)Dapat meningkatkan kreatifitas dalam proses pembelajaran.
3)Dapat merangsang inovasi proses pembelajaran.
b. Bagi Siswa
1)Dapat meningkatkan ketrampilan berbicara (speaking)
2)Dapat membuat suasana yang menyenangkan.
3)Dapat memberi pengalaman belajar yang sama sekali baru.
c. Bagi Sekolah
1)Dapat menambah masukan tentang inovasi pembelajaran terbaru.
2)Dapat meningkatkan motivasi warga sekolah dalam upaya meningkatkan prestasinya.